Tampilkan postingan dengan label Siompu Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Siompu Barat. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Maret 2021

Desa Mbanua Gelar Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu

Siompu Barat - InfoBusel || Desa Mbanua, Kecamatan Siompu Barat, Kabupaten Buton Selatan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) di Baruga Desa Mbanua, Minggu 21 Maret 2021. Pemilihan PAW digelar karena kepala desa terpilih melalui pelaksanaan pemilihan di tahun 2019 atas nama Bardin, meninggal dunia pada 13 April 2020 lalu.

Kepala Bidang Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Pemerintahan Desa dan Kelurahan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Buton Selatan, La Ode Maaruf, S.Sos mengatakan, dasar Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW), yaitu Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa, Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan pelaksana UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, Permendagri Nomor 112 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Kepala Desa.

Selanjutnya, Perda Nomor 16 Tahun 2016 tentang Pilkades, Perbup Nomor 26 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Kepala Desa dan Keputusan Bupati Buton Selatan Nomor 323 Tahun 2017 tentang petunjuk teknis Pemilihan Kepala Desa antar waktu.

Dikatakan penyebab terjadinya Pemilihan Kepala Desa antar waktu (PAW) disebabkan dua hal. Pertama mengundurkan diri dan kedua dimundurkan karena terkait persoalan hukum dan meninggal dunia sesuai amanah Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 yang ditindaklanjuti dalam bentuk peraturan pemerintah Nomor 43 tahun 2014.

La Ode Maaruf, S.Sos menjelaskan, pemilihan Kades antar waktu Desa Mbanua berjalan sesuai tahapan yang diatur dalam Undang-undang Nomor 6 tahun 2014, namun sedikit mengalami keterlambatan pelaksanaan yang disebabkan biaya pilkades. Sebab biaya pilkades dibebankan pada APBDesa dan di tahun 2020 Pemerintah Desa tidak mengalokasikan Biaya pilkades pada perubahan APBDesa-Nya,

"Di awal tahun 2021, saat Pemerintah Desa menggelar Musyawarah Desa atau yang kita kenal dengan istilah Musdes telah mengalokasikan anggaran Pilkades Antar Waktu," katanya.

Ditambahkan, pendaftaran Calon Kepala Desa Antar Waktu Desa Mbanua dilaksanakan awal Maret. Sementara penetapan Calon kades dilaksanakan 8 Maret 2021 dan telah ditetapkan 3 calon kades antara lain, nomor urut 1 La Suudi, nomor urut 2 La Raiza, dan nomor urut 3 La Baiza.

Pelaksanaan pemilihan disepakati melalui Musyawarah Desa. Masing-masing calon, nomor urut satu La suudi memperoleh 121 suara, nomor urut 2 La Raiza 136 suara, dan nomor urut 3 La Baiza 68 suara.

"Berdasarkan hasil musyawarah desa, Pemilihan kepala desa antar waktu Desa Mbanua dimenangkan La Raiza dengan perolehan 136 suara," tandasnya.

 

Sumber: Kominfo Buton Selatan


Selasa, 01 Desember 2020

Desa Mokobeau Adakan Pelatihan Komputer Bagi Perangkat, BPD dan Pelajar

Siompu Barat – InfoBusel || Desa Mokobeau Kecamatan Siompu Barat menyelenggarakan Pelatihan Pengoperasian Komputer bagi perangkat desa, BPD serta siswa SMP dan SMA pada pertengahan Oktober lalu.  Kegiatan ini merupakan salah satu komiten desa saat pelaksanaan Bursa Inovasi Desa tahun 2019 pada Program Inovasi Desa.

Kegiatan pelatihan pengoperasian komputer ini dilakukan selama enam hari dengan peserta berjumlah 23 orang, terdiri dari tiga orang unsur perangkat desa, satu orang dari BPD serta 19 orang dari pelajar/siswa SMP dan SMA.   Sumber biaya kegiatan pelatihan ini bersumber dari dana desa dengan anggaran sebesar 29,300.000,-.

Kepala Desa Mokobeau, Sutriono, mengatakan bahwa pelatihan komputer ini bertujuan untuk membekali perangkat desa maupun siswa dengan keterampilan dalam mengoperasikan komputer.  “Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan bagi perangkat desa maupun peserta dari kalangan pelajar dalam hal  pengoperasian komputer, sehingga mempermudah pekerjaan yang menjadi tugas-tugas kita” lanjutnya.

Salah seorang peserta dari kalangan pelajar, Melinda, merasa terbantu dengan adanya kegiatan pelatihan ini karena menambah keterampilan dan bisa mengoperasikan dasar-dasar komputer.  “Dengan adanya kegiatan ini, saya dapat mengoperasikan  MS Word seperti membuat makalah, contoh surat, serta dapat mengoperasikan MS Excel seperti membuat tabel serta mengolah data.  Semoga pelatihan ini dilakukan lagi di tahun depan” ujar Melinda yang masih duduk dibangku SMP ini menyampaikan manfaat yang telah ia rasakan sekaligus harapannya terhadap kegiatan pelatihan komputer ini.


Penulis : La Taane (TA TTG/PIC-MIP Kab. Buton Selatan)

 

Senin, 30 November 2020

Desa Watuampara Salurkan BLT DD Kepada 107 KPM

Siompu Barat - InfoBusel || Meski kebanyakan desa telah melakukan penyaluran bantuan langsung tunai (BLT DD) bulan ke-7 dan 8 (Oktober - November 2020) dikarenakan telah memasuki bulan untuk penyaluran BLT DD, namun ada beberapa desa yang masih dalam tahap refokusing kegiatan untuk nantinya dilakukan penyesuaian. 

Tepat di tanggal 26 November 2020 lalu, satu desa di wilayah Kecamatan Siompu Barat Desa Watuampara langsung sekaligus menyalurkan bantuan untuk tahap Oktober dan November. Keterlambatan penyaluran BLT ini disebabkan karena menunggu kegiatan apa yang bisa dilakukan refokusing sehingga saat dana DD tahap 3 cair Desa Watuampara langsung melakukan penyaluran BLT DD. 

Tidak menunggu waktu lama Kepala Desa Watuampara Bapak La Saaluhu, S. Pd beserta perangkatnya langsung membagikan Bantuan Langsung Tunai kepada 107 kepala keluarga penerima manfaat (KPM) yang bertempat di Kantor Desa Watuampara tepatnya pada pagi hari jam 08.00. Penyaluran dilakukan 2 tahap sekaligus diwaktu yang bersamaan. Camat Siompu Barat, Mansur Usman, S.TP ikut menyaksikan jalannya penyaluran bantuan langsung tunai kepada masyarakat Desa Watuampara 

Dengan telah dilaksanakannya penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa di Desa Watuampara maka diharapkan desa-desa disekitar Kecamatan Siompu Barat dapat lebih terdorong lagi untuk lebih mempercepat adanya penyaluran untuk 3 bulan terakhir yakni Oktober, November dan Desember karena sebentar lagi akan masuk bulan Desember sehingga memungkinkan adanya penyaluran Bantuan Langsung Tunai secara sekaligus. Terlebih lagi desa-desa diwilayah Siompu Barat rata-rata sudah melakukan pencairan dari rekening desa masing-masing.


Penulis : Tasrian (PDTI Kec. Siompu Barat)

 

Kamis, 01 Oktober 2020

Bupati Buton Selatan Berkantor Di Pulau Siompu

Siompu - InfoBusel || Setelah sekian lama, sejak Indonesia merdeka dan dimekarkan dari Kecamatan Batauga, saat masih masuk wilayah Kabupaten Buton Kecamatan Siompu Pada 25 Februari 2003, hari ini bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2020, untuk pertama kalinya mobil kendaraan Bupati DT 1 W mendarat di Siompu.

Bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Buton Selatan H. La Ode Arusani bersama seluruh Kepala OPD dan Pejabat Lingkup Sekretariat Daerah Berkantor di Kecamatan Siompu Barat dengan membawa seluruh kendaraan Dinas Roda Empat untuk waktu 2 Hari,  yaitu Kamis dan Jumat, tanggal 1 - 2 Oktober 2020.  Kegiatan ini menandai secara resmi beroperasinya Fery Baubau-Kadatua-Siompu secara rutin.


Teks : Kominfo Buton Selatan


 

Sabtu, 11 Juli 2020

Menjemput Rezeki dengan Putaran Roda dan Transaksi Perbankan di Desa


Melayani transaksi melalui BRILink

Foto : Tasrian

Siompu Barat-InfoBusel.  Desa Mokobeau, merupakan  salah satu desa yang ada di Pulau Siompu, tepatnya Kecamatan Siompu Barat.  Sebagaimana desa-desa pada umunya yang ada di Pulau Siompu, kondisi tanahnya berbatu. Kondisi tanah yang demikian, hanya dapat ditumbuhi tanaman  perkebunan seperti jambu mete dan kelapa.  Dengan keadaan alam seperti itu, maka masyarakatnya menjadikan laut sebagai tumpuan untuk memenuhi kebutuhan kesehariannya, bahkan sebagian warganya merantau, berdagang di bagian timur negeri ini, seperti Papua dan Maluku.
Ketika merantau menjadi salah satu alternatif warga desa dalam upaya meningkatkan pendapatannya, tidak demikian dengan pengurus BUMDes Barokah Desa Mokobeau.  Pengurus BUMDes harus bisa berpikir untuk mengelola potensi yang ada di desa dengan segala keterbatasannya secara maksimal untuk membiayai operasional pengurus serta menghasilkan keuntungan yang pada akhirnya menghasilkan  pendapatan asli desa (PADes), karena untuk itulah tujuan BUMDes dibentuk.  
BUMDes Barokah dibentuk sejak pertengahan tahun 2018 yang diketuai oleh Hafirun. Saat pembentukannya direncanakan unit usaha perdagangan, dengan menjual bahan bangunan atau sembako.  
Pada sekitar pertengahan 2019, unit usaha BRILink mulai dibuka dengan dukungan antene penguat jaringan internet yang dianggarkan dari APBDes, sambil membangun gudang sebagai tempat menampung barang yang diperdagangkan dan secara perlahan mulai mengadakan barang yang akan diperdagangkan, dimulai dengan bahan bangunan yang dapat langsung digunakan untuk pembangunan infrastruktur di desa maupun digunakan warga masyarakat, disusul dengan pengadaan sembako sekaligus mobil pick up dari penyertaan modal yang telah dianggarkan oleh desa.  

Usaha stockis sembako ke warung kecil

Dengan BRILink tersebut, di desa sudah dapat melakukan transaksi keuangan mulai dari tarik tunai, pengriman/transfer tunai, transfer antar bank, bayar tagihan listrik, isi pulsa, bayar cicilan kredit/motor serta pembelian tiket pesawat.  Sedang dari unit perdagangan menjadi stockiest sembako serta  menjual bahan bangunan, maupun jasa angkutan dari mobil pick up.  Dengan usaha yang sedang digeluti BUMDes saat ini, menurut Ketua BUMDes Barokah, Hafirun dalam satu bulan bisa menghasilkan keuntungan paling sedikit sekitar 1.750.000,-.  “Setidaknya dapat menutupi biaya operasional dari pengurus, meskipun masih minim”, sambungnya.

Sutriono, Kepala Desa Mokobeau

Disisi lain, Kepala Desa Mokobeau, Sutriono mengapresiasi kinerja pengurus BUMDes yang sudah mulai berproses.  “Dari perkembangan usaha BUMDes kami saat ini, secara pribadi merasa bersyukur dengan kerja dari adik-adik pengurus BUMDes ini, karena mereka sudah mulai kelihatan hasilnya, saya memberikan keleluasaan kepada mereka untuk mengembangkan usaha yang punya peluang besar di desa kita, apalagi desa-desa tetangga kami juga sudah memanfaatkan barang-barang dari usaha BUMDes Barokah ini “ sambungnya.  “Kalau modal usahanya masih kurang, dari APBDes akan kami tambahkan lagi penyertaan modalnya”, begitulah prinsip dari Pak Sutriono ini, yang ternyata sebelum terpilih menjadi kepala desa, beliau ini juga pengusaha/pedagang sukses di Papua.  Semoga BUMDes Barokah terus berkembang.

Penulis : Tasrian-Anex
Editor    : Anex

BERITA POPULER

Berita Terbaru

Keciprat Dana 22 M, Desa Gerak Makmur Dapat PSN Kampung Nelayan Merah Putih

Sampolawa - TPPBusel || Desa Gerak Makmur Kecamatan Sampolawa kecipratab dana Rp. 22 M dari Program Strategis Nasional Kampung Nelayan Mera...