PANEN PADI PERDANA BUM DESA WAWOANGI

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selamat Datang di Portal Tenaga Pendamping Profesional Kabupaten Buton Selatan

Berita Terbaru

Penerimaan Beasiswa Dana Desa Tahun 2026 di Desa Bahari Dua, Dukung Pendidikan dan Prestasi Generasi Muda

TPPBusel – Pemerintah Desa Bahari Dua, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, menyalurkan beasiswa yang bersumber dari Dana Desa Tahu...

Sabtu, 31 Oktober 2020

Kementerian Desa PDTT Raih Penghargaan Mitra Pengabdian pada Masyarakat pada IPB Awarding Day 2020

Bogor - InfoBusel  ||  Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) meraih penghargaan Mitra Pengabdian pada Masyarakat dari Universitas Institut Pertanian Bogor (IPB) pada IPB Awarding Day 2020.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Rektor Universitas IPB, Arif Satria kepada Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar di IPB International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/10).

Abdul Halim Iskandar atau yang akrab disapa Gus Menteri ini mengaku bangga dengan penghargaan yang diberikan Universitas IPB tersebut. Ia berharap, penghargaan tersebut dapat memicu Kemendes PDTT untuk terus melakukan inovasi dan upaya dalam percepatan pembangunan desa, daerah tertinggal, dan kawasan transmigrasi.

“Saya bersyukur, satu tahun pengabdian saya sebagai Menteri Kabinet Indonesia Maju di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Jokowi mendapatan penghargaan yang luar biasa. Saya bangga dengan penghargaan ini,” ujar Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Gus Menteri mengatakan, Kemendes PDTT telah menyiapkan loncatan untuk percepatan pembangunan desa berupa satu bentuk konsep pembangunan desa yang terukur, akseleratif, dan dapat dipantau oleh seluruh masyarakat. Hal tersebut ia tuangkan dalam Buku Sustainable Development Goals (SDGs) Desa.

“SDGs Desa merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan,” terangnya.

Di samping itu, lanjutnya, Kemendes PDTT juga telah menyelesaikan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) terkait Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa). Menurutnya, SDGs Desa dan RPP terkait BUM Desa tersebut akan mempercepat proses pembangunan seluruh desa di Indonesia.

“Dua hal inilah (SDGs Desa dan BUM Desa) yang akan mempercepat proses pembangunan desa-desa di Indonesia, sebagai wujud implementasi dari satu harapan Bapak Presiden yakni membangun Indonesia dari pinggiran,” ujarnya.

Di sisi lain, ia juga meminta Universitas IPB untuk terus mendukung dan membantu pemerintah dalam mempercepat pembangunan desa. Di samping itu, ia juga meminta Universitas IPB turut memantau kinerja Kemendes PDTT.

“Mohon juga dipantau melalui buku ini (SDGs Desa). Semua warga masyarakat juga bias memantau kinerja Kementegrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi,” ujarnya.


Teks: Novri/Kemendes PDTT

 

Senin, 19 Oktober 2020

Perjuangkan Ketersediaan Listrik di Batuatas, Bupati Buton Selatan Kunjungi PT. PLN UIW Sulselrabar

Batauga - InfoBusel || Untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan listrik di daerah yang dipimpinnya, Bupati Buton Selatan H. La Ode Arusani menyambangi kantor PT PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sulawesi Selatan, Tenggara dan Barat (Sulselrabar) di Makassar, Kamis (15/10/2020)

Pada pertemuan tersebut, Bupati Arusani memaparkan kondisi tentang kelistrikan di Buton Selatan saat ini dan menyampaikan berbagai rencana pembangunan kawasan strategis baru sehingga dapat dikalkulasi kebutuhan listrik secara keseluruhan.

Pada kesempatan tersebut, Bupati secara khusus menekankan adanya upaya Pemerintah Kabupaten dan meminta pihak PT PLN agar membantu mencarikan solusi untuk percepatan pemenuhan kebutuhan listrik bagi warga pulau Batuatas.

”Kami sudah siapkan genset, dalam waktu dekat akan diantar ke sana termasuk rumah pembangkitnya akan segera dibangun untuk itu kami minta PT PLN juga dapat membantu percepatan pembangunan jaringan distribusinya ke masyarakat,” Ujar Bupati Arusani.

Menanggapi permintaan tersebut, General Manager PT PLN UIW Sulselrabar, Ismail Deu menyatakan mendukung sepenuhnya terkait rencana Pemerintah Kabupaten Buton Selatan untuk percepatan kelistrikan di Pulau Batuatas, untuk itu pihaknya bakal segera memasukan revisi Rencana Kerja Pemerintah (RKP) han memasukkan pembangunan jaringan distribusi listrik di Pulau Batuatas untuk tahun anggaran 2021 mendatang.

”Kami sangat mengapresiasi langkah cepat Pak Bupati Buton Selatan turun langsung memperjuankan aspirasi warganya sehingga menurut kami Pemkab Busel selangka lebih maju, terlebih lagi Pemkab telah menyiapkan mesin dan siap membangun rumah pembangkit, sehingga PLN akan menyesuaikan untuk percepatan pembangunan jaringan distribusinya.” Ucap Ismail

Pada kunjungan bupati tersebut disepakati bersama bahwa Pemda Buton Selatan akan segera membawa mesin genset ke Pulau Batuatas dan segera membangun Rumah Pembangkit sesuai standar PLN dan pihak PLN akan melakukan percepatan pembangunan jaringan distribusi ke masyarakat pada tahun 2021 mendatang.

”Kemitraan antara Pemkab Buton Selatan dengan pihak PT PLN akan terus diperkuat dan Pemkab Buton Selatan akan membantu memfasilitasi kerja-kerja PT  PLN dalam melayani kelistrikan bagi warga Buton Selatan secara keseluruhan,” Tutupnya.

Untuk diketahui, Kedatangan Bupati Arusani ke Kantor PT PLN UIW Sulselrabar disambut oleh General Manager Ismail Deu bersama beberapa Asisten Manager, sedangkan dari Pemkab Buton Selatan turut mendampingi Bupati, Kabag. Perekonomian dan SDA, Kabag Protokoler dan Komunikasi Pimpinan serta direktur PDAM Buton Selatan. (AM)


Penulis :  Abady Makmur

Editor    :  Anex

 

Gus Menteri Optimis Desa Zero Kemiskinan Segera Terwujud Melalui SDGs Desa

Makassar - InfoBusel || Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar optimis, target desa tanpa kemiskinan akan segera terwujud melalui Sustainable Development Goals (SDGs) atau Pembangunan Berkelanjutan.

Hal itu disampaikan saat acara Evaluasi Pengelolaan Dana Desa Tahun 2020 dan Sosialisasi Permendes 13 Tahun 2020 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2021 dengan Gubernur dan seluruh Pendamping Desa di Sulawesi Selatan.

Abdul Halim atau Gus Menteri menjelaskan, selama ini banyak program dari Kementrian dan lembaga mulai dari Kemensos, Kemenag bahkan BKKBN yang langsung ke desa, hanya saja penyalurannya kurang maksimal karena tidak tepat sasaran.

"Pertanyaan saya bagaimana agar seluruh program yang berasal dari berbagai Kementerian dan lembaga termasuk Provinsi dan Kabupaten itu betul-betul bisa masuk pada posisi yang memang sesuai dengan yang diharapkan oleh desa," kata Gus Menteri di Hotel Claro Makassar, Sabtu (17/10/2020).

Melalui SDGs Desa yang menjadi pedoman Kepala Desa dalam penggunaan dana desa tahun 2021 tersebut semua program pemerintah akan tepat sasaran, tidak akan terjadi penumpukan pada satu orang tertentu. Dengan demikian, target desa sehat dan tanpa kemiskinan akan terwujud.

Hal tersebut sudah terbukti dengan penyaluran BLT Dana Desa yang mengguncang sata baru berbasis RT dimana BLT Dana Desa itu diberikan kepada warga desa terdampak Covid-19 yang belum sama sekali mendapat bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah.

Desa tanpa kemiskinan yang dimaksud Gus Menteri adalah apabila di suatu desa terdapat 200 warga makan 200 warga miskin tersebut wajib mendapat bantuan jaring pengaman sosial dari pemerintah 

"Maka itulah yang dimaksud dengan desa tanpa kemiskinan, bukan berarti tidak ada orang miskin, kemiskinan yang ada di desa tertangani sesuai dengan kewajiban pemerintah, itu yang disebut dengan negara hadir, memiliki akses terhadap jaring pengaman sosial," terangnya.

Sekedar diketahui, SDGs merupakan rencana aksi global yang disepakati oleh para pemimpin dunia, termasuk Indonesia, guna mengentaskan kemiskinan, mengurangi kesenjangan dan melindungi lingkungan.

Di Indonesia diturunkan dengan lahirnya Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Nasional Berkelanjutan atau kemudian disebut SDGs Nasional.

Kemudian oleh Gus Menteri diturunkan ke level paling bawah menjadi SDGs Desa. Ia menambahkan beberapa point yang belum ada dalam SDGs Global maupun Nasional yakni memasukkan unsur kearifan lokal dan religiusitas dalam setiap pembangunan.

Adapun SDGs Desa yang dimaksud di atas terdapat 18 tujuan pembangunan berkelanjutan, antara lain:

1. Desa Tanpa kemiskinan

2. Desa Tanpa Kelaparan

3. Desa Sehat dan Sejahtera

4. Pendidikan Desa Berkualitas

5. Desa Berkesetaraan gender

6. Desa Layak Air bersih dan Sanitasi

7. Desa yang Berenergi Bersih dan Terbarukan

8. Pekerjaan dan Pertumbuhan Ekonomi Desa

9. Inovasi dan Infrastruktur Desa

10. Desa Tanpa Kesenjangan

11. Kawasan Pemukiman Desa Berkelanjutan

12. Konsumsi dan Produksi Desa yang Sadar Lingkungan

13. Pengendalian dan Perubahan Iklim oleh Desa

14. Ekosistem Laut Desa

15. Ekosistem Daratan Desa

16. Desa Damai dan Berkeadilan

17. Kemitraan untuk Pembangunan Desa

18. Kelembagaan desa dinamis dan budaya desa adaptif


Teks: Badriy/Kemendes PDTT

 

Minggu, 18 Oktober 2020

2021 Desa Waindawula Fokus Kembangkan Prudes Jeruk Siompu

Siompu - InfoBusel  ||  Pemerintah Desa Waindawula fokuskan pengembangan produk unggulan Jeruk Siompu sebagai salah program kerja Pemerintah Desa tahun 2021.

Hal tersebut disepakati dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang) yang digelar di Aula Kantor Desa Waindawula pada 18 Oktober 2020 yang dihadiri Oleh seluruh jajaran Pemerintah Desa, BPD, Pendamping Desa Kecamatan Siompu dan Masyarakat Desa Waindawula.

Dalam paparannya, Sudirman selaku Kepala Desa Waindawula menguraikan terkait pengembangan jeruk Siompu sebagai langkah pemerintah desa dalam mengembangangkan ikon Siompu yang saat ini kondisinya belum maksimal.

Menurutnya, Pengembangan jeruk Siompu harus terus digenjot, selain sebagai upaya mempertahankan Ikon Siompu juga sebagai upaya pemerintah desa dalam menggenjot perekonomian masyarakat dari komoditas jeruk Siompu.

Senada dengan Kepala Desa, Ketua BPD Mahmud Tongku dalam sambutannya menyampaikan pentingnya mengembangkan jeruk endemik ini. Dalam uraiannya, bahwa Desa Waindawula saat ini menjadi primadona karena wisata jeruknya."Orang-orang diluar desa kita kalau ke Waindawula karena mau melihat jeruk. Peluang ini harus kita tangkap sebagai potensi ekonomi kita" jelas Mahmud.

Selain penetapan kegiatan pengembangan jeruk Siompu, disepakati pula kegiatan lainnya yang akan diprogramkan untuk tahun 2021 yaitu mengarah pada kegiatan pengembangan ekonomi untuk menunjang kegiatan Nelayan, Petani dan Kegiatan Pelayanan Kesehatan yang mengarah pada konvergensi penanganan stunting.

Pendamping Desa Kecamatan Siompu  (La Ode Ahmad Saleh) & Pendamping Lokal Desa (La Jusman) yang turut hadir dalam acara ini Dengan nada  yang sama menjelaskan bahwa apa yang menjadi keputusan Musrenbang Waindawula hari ini sejalan dengan apa yang diprogramkan oleh Kementerian Desa PDTT dan Visi Buton Selatan Berdaya Saing. 


"Dalam Kondisi Covid 19 ini fokus Kementerian Desa PDTT diarahkan untuk program dan/atau kegiatan percepatan pencapaian SDGs Desa melalui  pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan desa, program prioritas nasional sesuai kewenangan desa, dan adaptasi kebiasaan baru desa yang dimuat dalam Permendesa Nomor 13 tahun 2020. 

Demikian pula visi Bupati Buton Selatan bahwa untuk menuju Buton Selatan berdaya saing maka semua stakeholder harus berperan serta. "kontribusi itu termasuk desa dengan memprogramkan kegiatan yang yang mendukung pembangunan daerah " terangnya. (ASL)


Penulis : Jusman & Laode Ahmad Saleh

Editor    : Anex

 

Rabu, 07 Oktober 2020

Dari Puncak Lamando pada Ketinggian 999m dpl., TPP Busel Terbangkan Layangan dalam Ajang Gelatik Desa

Sampolawa – InfoBusel || Dalam rangkaian kampanye batik pada peringatan Hari Batik Nasional, Kementerian Desa PDTT menyelenggarakan Gebyar Layang-layang Batik (Gelatik) Desa yang diselenggarakan secara virtual pada hari Selasa, 6 Oktober 2020.  Dalam kegiatan  Gelatik Desa tersebut, Tenaga Pendamping Profesional – Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (TPP-P3MD)  Kabupaten Buton Selatan ikut ambil bagian didalamnya.  Kegiatan Gelatik Desa secara virtual ini menampilkan  penerbangan layang-layang bermotif batik dalam berbagai bentuk.

Dalam kesempatan tersebut, Tim Lamando Busel, nama tim penerbang layang-layang dari TPP Buton Selatan, menampilkan layang-layang dalam berbagai ukuran, model serta corak batik yang beraneka ragam.  Jumlah personel Tim Lamando ini sebanyak 25 orang dari TPP ditemani dengan warga setepat, terdiri dari 19 orang yang menerbangkan, host, kameraman serta yang membantu menerbangkan dibantu oleh warga bahkan dari pemerintah desa setempat.  Penerbangan layang-layang ini berlokasi di Bukit Lamando Desa Sandang Pangan Kecamatan Sampolawa.

Wa Ode Salawati selaku host dalam kalimat pengantarnya mengatakan bahwa pemilihan bukit Lamando sebagai lokasi penerbangan layangan dalam acara Gelatik ini bukan tanpa alasan, mengingat lokasi ini merupakan salah satu dari 10 nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) Awards 2020 kategori Dataran Tinggi Terpopuler, sehingga lewat ajang Gebyar Layang-layang Batik ini sekaligus mempromosikan Kawasan wisata Bukit Lamando.  “Salah satu keunikan dari lokasi wisata Bukit Lamando ini adalah pengelolaan wisatanya dikelola oleh desa sendiri melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).  Semoga penyelenggaraan Gebyar Layang-layang Batik Desa di Bukit Lamando  ini, destinasi Wisata Lamando semakin dikenal serta dikunjungi oleh mereka yang memiliki jiwa petualang” urainya dalam acara yang berlangsung virtual tersebut.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa  Tim penerbang Lamando Busel, akan menerbangkan layang-layang dengan berbagai jenis sebanyak 19 layang – layang, diantaranya model ikan yang merupakan salah satu produk unggulan dari Buton Selatan yang terkenal dengan kawasan perikanannya.  “Dari puncak Bukit Lamando yang berada pada ketinggiaan 999 meter di atas permukaan laut, cuaca yang cerah dan kecepatan angin yang cukup bagus untuk menerbangkan layangan, kita saksikan penerbangan layang – layang pada ajang Gelatik ini, dengan penerbangan pertama yang akan dilakukan oleh Bapak Zainal Abidin dibantu oleh Citra Handisyam, siaaap. Mulai!!” ujar host dengan penuh semangat diiringi seruan serta tepukan tangan, selanjutnya disusul dengan penerbangan layang-layang lainnya secara berurutan setiap kecamatan.

Acara Gelatik dari Tim Lamando Buton Selatan ini berlangsung seru dan turut disaksikan oleh warga desa setempat khususnya anak-anak usia sekolah dasar, serta berjalan lancar dan berakhir sekitar pukul 17.00 WITA.


Penulis : La Taane (TA TTG/PIC-MIP Kab. Buton Selatan)

Selasa, 06 Oktober 2020

Ikut Serta dalam GELATIK Desa, TPP Buton Selatan Siapkan Layangan dan Tim “Penerbang”

Batauga – InfoBusel ||  Penyelenggaraan Gebyar Layang-layang Batik (GELATIK) Desa secara virtual yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa PDTT sebagai bagian dari peringatan hari batik nasional, disambut baik oleh  Tenaga Pendamping Profesonal (TPP) Kabupaten Buton Selatan disemua jenjang.  

Pasalnya untuk memeriahkan acara Gelatik yang akan digelar hari ini (6 Oktober 2020) pukul 14.00 WIB siang nanti, TPP Buton Selatan menyiapkan Tim “Penerbang” yang diberi nama “Lamando Busel” beranggotakan lebih dari 20 personil, baik dari TAPM, PD maupun PLD lengkap dengan berbagai model layang-layang yang dibuat sehari sebelumnya.  Pemberian nama Lamando tersebut diambil dari nama bukit atau dataran tinggi tempat layang-layang tersebut akan diterbangkan, yang terletak di Desa Sandang Pangan Kecamatan Sampolawa.

Pemilihan bukit Lamando sebagai lokasi penerbangan layangan dalam acara Gelatik tersebut bukan tanpa alasan, mengingat lokasi ini merupakan salah satu dari 10 nominasi Anugrah Pesona Indonesia (API) Awards 2020 kategori Dataran Tinggi Terpopuler, sehingga lewat ajang Gebyar Layang-layang Batik ini sekaligus mempromosikan Kawasan wisata Bukit Lamando tersebut.  Salah satu keunikan dari lokasi wisata Bukit Lamando ini adalah pengelolaan wisatanya dikelola oleh desa sendiri melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).  Semoga penyelenggaraan Gebyar Layang-layang Batik Desa di Bukit Lamando  ini, destinasi Wisata Lamando semakin dikenal serta dikunjungi oleh mereka yang memiliki jiwa petualang.

Penulis : La Taane (TA TTG/PIC-MIP Kab. Buton Selatan)

 

Senin, 05 Oktober 2020

Kembangkan Wisata, Desa Karae Bentuk Pokdarwis



Siompu - InfoBusel
|| Bertempat di Aula Serba Guna Desa Karae, Pemerintah Desa Karae menyelenggarakan musyawarah pembentukan Kelompok sadar Wisata (Pokdarwis), Minggu, 4 Oktober 2020. Dari musyawarah yang diikuti oleh jajaran Pemerintah Desa, BPD, Pendamping Desa Kecamatan Siompu dan Kelompok Pemuda Karae ini menghasilkan kesepakatan Pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Karae dengan Nahkoda Pokdarwis Hasan, SH. Dalam sambutannya, Rahim selaku Kepala Desa Karae memaparkan bahwa pembentukan Pokdarwis adalah sebagai upaya pemerintah desa dalam mendorong partisipasi masyarakat untuk ikut berperan serta dalam pembangunan desa. Menurutnya, dalam hal pembangunan, pemerintah desa tidak bisa berpikir sendiri, dibutuhkan ide-ide kreatif untuk majunya desa, terlebih kelompok pemuda yang ada di desa diharapkan dapat menuangkan kreatifitasnya untuk mendorong sektor pariwisata desa. Rahim bilang bahwa kewajiban Pemerintah Desa memfasilitasi terbentuknya kelompok-kelompok kelembagaan di desa termasuk dalam hal penganggaran dirinya menyampaikan tidak akan menutup diri untuk itu "tinggal dilihat mekanisme dan regulasi yang ada tentang batasan-batasan pengalokasian anggaran, kalau bisa kenapa tidak" terangnya. Senada dengan Kepala Desa Karae, La Ode Ahmad Saleh selaku Pendamping Desa Kecamatan Siompu mengungkapkan bahwa pengembangan wisata desa sejalan dengan program Kementerian Desa PDTT. Dalam Prioritas penggunaan Dana Desa tahun 2021 arah penggunaan dana desa diprioritaskan untuk pencapaian SDGs Desa. SDGs Desa adalah upaya terpadu mewujudkan Desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, Desa ekonomi tumbuh merata, Desa peduli kesehatan, Desa peduli lingkungan, Desa peduli pendidikan, Desa ramah perempuan, Desa berjejaring, dan Desa tanggap budaya untuk percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. "Nah dari poin SDGs itu maka tentunya sejalan dengan target pembentukan Pokdarwis itu sendiri" terangnya. Mantan Aktivis Perikanan Unhas ini berharap, terbentuknya Pokdarwis desa karae akan menjadi mesin penggerak baru di desa. Ada banyak potensi yang bisa dikembangkan untuk mendorong sektor wisata desa ini, sebab bicara Siompu potensi itu semua ada, mulai dari potensi laut, potensi jeruk Siompu yang sudah dikenal luas, potensi budaya, potensi tenun dan potensi-potensi lainnya yang mendukung wisata desa. Lebih lanjut Pendamping Desa Siompu ini mengungkapkan bahwa Tugas pendamping desa salah satunya mendorong terbentuknya Kelembagaan-kelembagaan di desa sehingga kedepan pasca pembentukan pokdarwis ini dirinya juga akan terus mengawal termasuk dalam pengusulan ke kegiatan di desa. (ASL)

Penulis :La Ode Ahmad Saleh (PDP Kec. Siompu)
Editor  : Anex

 

Kamis, 01 Oktober 2020

Bupati Buton Selatan Berkantor Di Pulau Siompu

Siompu - InfoBusel || Setelah sekian lama, sejak Indonesia merdeka dan dimekarkan dari Kecamatan Batauga, saat masih masuk wilayah Kabupaten Buton Kecamatan Siompu Pada 25 Februari 2003, hari ini bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2020, untuk pertama kalinya mobil kendaraan Bupati DT 1 W mendarat di Siompu.

Bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Buton Selatan H. La Ode Arusani bersama seluruh Kepala OPD dan Pejabat Lingkup Sekretariat Daerah Berkantor di Kecamatan Siompu Barat dengan membawa seluruh kendaraan Dinas Roda Empat untuk waktu 2 Hari,  yaitu Kamis dan Jumat, tanggal 1 - 2 Oktober 2020.  Kegiatan ini menandai secara resmi beroperasinya Fery Baubau-Kadatua-Siompu secara rutin.


Teks : Kominfo Buton Selatan


 

BERITA POPULER

GALLERY WISATA BUTON SELATAN

PROGRESS KEGIATAN