PANEN PADI PERDANA BUM DESA WAWOANGI
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Berita Terbaru
Penerimaan Beasiswa Dana Desa Tahun 2026 di Desa Bahari Dua, Dukung Pendidikan dan Prestasi Generasi Muda
TPPBusel – Pemerintah Desa Bahari Dua, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, menyalurkan beasiswa yang bersumber dari Dana Desa Tahu...
Rabu, 29 Juli 2020
Padat Karya Tunai dari Dana Desa Fokus pada Pekerjaan yang Memperkuat Ketahanan Pangan
Kementerian Desa PDTT Lanjutkan MoU dengan PT. Astra International Tbk. dalam Program Desa Sejahtera Astra
Menjelang Hari Raya Idul Adha, Desa Kapoa Barat dan Mawambunga Salurkan BLT Bulan Keempat
Sebelum Idul Adha, 7 Desa di Batuatas Telah Salurkan BLT DD Bulan Keempat
Selasa, 28 Juli 2020
Sisa DD Difokuskan pada PKTD dan Pemberdayaan Ekononi
Minggu, 26 Juli 2020
Penyaluran BLT Bulan Ketiga Kec.Batuatas
Sabtu, 25 Juli 2020
Promosikan Agrowisata, Desa Kaimbulawa & Waindawula Adakan Panen Raya Jeruk Siompu
Jumat, 24 Juli 2020
Menteri Desa PDTT Kukuhkan Pendamping Desa Berdikari di Kota Pariaman Sumatera Barat
Rabu, 22 Juli 2020
Mendes PDTT Dianugerahi Alumni Kehormatan IPDN
Selasa, 21 Juli 2020
Keluarga Penerima Manfaat BLT Dana Desa Berjumlah 7,8 Juta, 30% Perempuan
Peran Perempuan dalam "New Normal" di Wilayah Pedesaan
Penyaluran BLT Dana Desa Capai 10,83 Triliun
25 Penggiat Desa di Kadatua Ikuti Sosialisasi Pencegahan Stunting dan Aplikasi eHDW
Giliran Kapoa Barat Salurkan BLT Dana Desa Bulan Ketiga
Mawambunga, Salurkan BLT DD Bulan Ketiga
Senin, 20 Juli 2020
LA ALY - Sosok Kades Inspiratif - Tutup Usia
Foto : Ilias
Sampolawa-InfoBusel. Ketika pagi tadi (20/07) kutengok
grup
WhatsApp “P3MD Kades Busel”, nampak tulisan belasungkawa dari anggota
grup. Kulihat kiriman dari La Dapira,
Sekretaris Desa Hendea, “Inna lillahi wa inna ilaihi raajiun, telah berpulang
ke rahmatullah Bapak La Aly, Kepala Desa Hendea pada Senin pukul 00.10 dini
hari tadi (20/07)” itulah isi pesan dari Pak Sekdes.
La Aly, Kepala Desa Hendea yang berumur 61
tahun itu, kini telah tutup usia dengan meninggalkan 9 orang anak dari ketiga
istrinya. Dari pandangan penulis, beliau
adalah sosok bersahaja, tampang tampak garang tapi sangat bersahabat. Banyak inspirasi yang beliau cetuskan, salah satunya
dengan mengupayakan Kopi Jahe Hendea
menjadi produk BUMDes perdana di Buton Selatan tahun 2018 silam. Kopi Jahe yang merupakan hasil racikan pribadinya
ini, dalam penuturan beliau kepada penulis, di uji coba sebanyak lima kali
untuk mendapatkan formula ramuan yang khas.
Hasil racikan tersebut kemudian ia sampaikan kepada keluarganya sehingga
usaha produksi Kopi Jahe ini kala itu menjadi konsumsi pribadi dan lingkungan
keluarga dekatnya. Namun dengan adanya komunikasi
dari para tenaga pendamping professional (TPP), peoduk kopi jahe ini pun
didorong menjadi produk unggulan desa yang dikerjasamakan dengan BUMDes. Produk kopi jahe ini sempat ‘booming’
kala itu, bahkan beberapa kali mendapat kunjungan dari Tim Dinas PMD dan Dinas
Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara.
Dengan produk ini pula, desa-desa lain terinspirasi untuk menghasilkan
produk unggulan desa (prudes) lainnya sesuai potensi yang ada di desa
masing-masing.
Sosok inspiratif itu kini telah tiada, atas nama pribadi dan keluarga besar Tenaga Pendamping Profesional P3MD Kabupaten Buton Selatan turut berbela sungkawa, semoga amal bakti beliau mendapatkan balasan yang setimpal disisi Allah SWT, dan segala dosa-dosanya diampuni oleh Rabb Yang Maha Pengampun. Amiin (aw80)
Penulis : La Taane (TA-TTG Buton Selatan)
BUMDes Tetap Eksis Ditengah Pandemi Covid-19
Gelar Rapat Koordinasi, Desa Biwinapada Bahas Perubahan Anggaran dan Evaluasi Program
Foto : Saleh
Pemerintah Desa Biwinapada bersama BPD saat Rapat Koordinasi didampingi Pendamping Desa
Siompu-InfoBusel. Bertempat di Kantor Desa Biwinapada, Pemerintah Desa Biwinapada bersama BPD dengan didampingi Pendamping Desa Kecamatan Siompu melaksanakan rapat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan pembangunan desa, Minggu (19/7/2020).Rapat Evaluasi yang dilakukan guna membahas dan mengevaluasi pelaksanaan pembangunan desa serta perubahan anggaran dalam APBDes yang mana tahun 2020 terjadi pengurangan pagu anggaran desa baik yang bersumber dari ADD maupun DD. Halimin selaku Kepala Desa Biwinapada menyampaikan bahwa pengurangan ADD sebesar Rp. 72.772.000,- dan Dana Desa (DD) sebesar 10.807.000,- sehingga Total Pendapatan Desa Biwinapada setelah perubahan yang sebelumnya sebesar 1,566,580,000,- berkurang kini menjadi Rp. 1.483.001.000,- Perubahan tersebut otomatis mengharuskan pihaknya melakukan perubahan kegiatan dalam postur APBDes terlebih adanya keharusan pengalokasian BLT Dana Desa dan kegiatan penanganan Covid 19. Untuk BLT sendiri, Desa Biwinapada mengalokasikan sebesar Rp. 108,000,000,- dengan penerima sebanayak 40 KPM dan untuk kegiatan penanganan Covid-19 sebesar Rp. 60,000,000,-. Sedangkan untuk perubahan kegiatan pada belanja ADD, pengurangan kegiatan pada belanja inventaris, perjalanan dinas, HUT Desa dan beberapa kegiatan lainya yang belum terlalu urgen dan masih bisa dialokasikan di tahun berikutnya. Dalam kesempatan yang sama, La Ode Ahmad Saleh selaku Pendamping Desa mengungkapkan bahwa fokus pembahasan desa untuk saat ini yaitu perubahan APBDes, percepatan pelaksanaan padat karya tunai (PKTD), penyaluran BLT DD bulan ke tiga, serta pelaporan kegiatan penanganan Covid dan pelaporan kegiatan penanganan stunting di desa dalam aplikasi eDMC-19 dan eHDW. Dalam arahannya, Untuk percepatan pelaksanaan PKTD harus segera dilakukan, mengingat hal tersebut merupakan perintah wajib dari Kementerian Desa PDTT bahwasanya PKTD sebagai langkah pemerintah dalam meringankan beban masyarakat desa dalam masa panedmi ini selian dari pemberian BLT. Selanjutnya untuk penyaluran BLT dirinya berharap penyaluran harus secepatnya paling lambat Selasa 21 Juli 2020. (asl87)
Penulis : Laode Ahmad Saleh
Editor : Anex
Sabtu, 18 Juli 2020
Desa Lawela Selatan Manfaatkan Aplikasi eHDW dan eDMC-19
Jumat, 17 Juli 2020
Senyum Masyarakat Desa Tongali Berkat PKTD
Selasa, 14 Juli 2020
Meraih Berkah Ditengah Pandemi
Foto: Citra
Sampolawa-InfoBusel. Pandemi Covid-19 (corona virus disease-19)
telah membawa dampak dalam berbagai sektor, mulai dari sektor ekonomi, sosial maupun budaya dan sangat mempengaruhi
pola hidup masyarakat. Imbas dari wabah pandemi Covid-19 pada perekonomain masyarakat, terutama pekerja informal berakibat pada berkurangnya pendapatan hingga
kehilangan mata pencaharian,
lantaran sepi permintaan. Namun, di tengah penyebaran wabah corona yang kian
masif, ada celah bagi pelaku usaha menangkap peluang untuk mengais rezeki, salah satunya dengan
produsen masker kain.
Sejalan dengan
instruksi pemerintah yang menghimbau masyarakat untuk mengenakan masker ketika beraktifitas diluar rumah meski hanya dengan
menggunakan masker kain, karena masker medis (masker bedah) yang belakangan ini jadi barang
langka dan harganya meroket. Penggunaan masker kain ini, meski tingkat proteksinya tidak seefektif masker
bedah, dapat mengurangi permintaan
dan lonjakan harga masker bedah yang diprioritaskan untuk
dokter dan paramedis.
Peluang pembuatan/produksi
masker kain ini kini di rasakan juga oleh salah satunya
pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) BANGUN MAJU, Desa Bangun Kecamatan
Sampolawa mampu memproduksi kurang lebih 2000 masker selama kurun waktu 3 minggu. Pesanan tersebut
tak lain berasal dari pemerintah Desa, sekolah-sekolah, baik yang berada di desa
maupun di luar
desa untuk
kemudian di bagikan secara gratis kepada masyarakat maupun para guru.
Dengan bermodalkan Rp 10.500.000,- mereka mempekerjakan 6
orang karyawan dan memproduksi masker kain dengan dua macam model, yakni masker dari bahan dasar kain flanel
dan dari kain balotelli. Harga jual untuk masker dari
kain flanel
di berondol
dengan harga Rp. 7.000,- per lembar sedangkan
untuk masker
bahan dasar dari kain balotelli dijual dengan harga Rp. 5.000,- per lembar.
Kepala Desa Bangun, Kaimuddin berharap dengan adanya produksi masker kain ini
dapat bermanfaat dalam mencegah penularan
Covid-19 dimasyarakat. “Semoga usaha masker ini dapat merangsang pelaku usaha di desa khususnya pengurus BUMDes dalam
meningkatkan usaha dan mengembangkan unit usaha lainnya
agar dapat menambah pendapatan bagi
pengurus dan unit usahanya serta
berkontribusi dalam peningkatan
pendapatan asli desa atau PADes” lanjutnya.
Penulis : Citra Handisyam
Editor : Anex
Berantas Korupsi di Desa, Kemendes PDTT Gandeng KPK
Sabtu, 11 Juli 2020
Menjemput Rezeki dengan Putaran Roda dan Transaksi Perbankan di Desa
Kamis, 09 Juli 2020
Dihadapan Pimpinan KPK, Gus Menteri Beberkan Progres BLT Dana Desa
Bangun Jembatan Wisata Mangrove, Lapandewa Makmur Libatkan 126 Pekerja dari RTM
Rabu, 08 Juli 2020
Gus Menteri Sebut Puluhan Ribu BUMDes Masih Stabil Selama Pandemi Covid-19


























