PANEN PADI PERDANA BUM DESA WAWOANGI

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selamat Datang di Portal Tenaga Pendamping Profesional Kabupaten Buton Selatan

Berita Terbaru

Penerimaan Beasiswa Dana Desa Tahun 2026 di Desa Bahari Dua, Dukung Pendidikan dan Prestasi Generasi Muda

TPPBusel – Pemerintah Desa Bahari Dua, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, menyalurkan beasiswa yang bersumber dari Dana Desa Tahu...

Minggu, 15 November 2020

Desa Biwinapada Gelar Musyawarah Perencanaan Pembangun Desa Tahun 2021

Siompu - InfoBusel || Bertempat di Aula Kantor Desa Biwinapada, Minggu, 15 November 2020, Pemerintah Desa Biwinapada menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Desa, dengan agenda pokok membahas dan menyepakati rancangan Rencana Kerja Pemerintah Desa tahun 2021.

Musrenbang Desa yang diikuti oleh Pemerintah Desa, BPD, Camat Siompu, Pendamping Desa dan unsur masyarakat Desa Biwinapada ini melahirkan beberapa program kegiatan yang akan dilaksanakan di tahun 2021.

Dalam sesi pembukaan Musrenbang, Kepala Desa Biwinapada, Halimin, menyampaikan bahwa pelaksanaan Musrenbang merupakan agenda merumuskan program kerja tahun 2021. Ia berharap rumusan program yang dihasilkan dapat mengakomodir kebutuhan yang paling mendesak dengan tetap mengacu pada prioritas yang sudah digariskan oleh regulasi yang ada.

"Regulasi yang ada itu misalnya terkait penggunaan Dana Desa tahun 2021 diatur dalam Permendes PDTT Nomor 13 tahun 2020, bahwa dalan aturan Permendes PDTT tersebut Dana Desa diarahkan pada tiga hal, pertama - upaya pemulihan ekonomi nasional, kedua - Dana Desa diarahkan pada program prioritas nasional dan ketiga adaptasi kebiasaan baru" terangnya.

Senada dengan Kades, Ketua BPD Desa Biwinapada mengungkapkan bahwa Dalam pelaksanaan yang Musrenbang tentunya banyak usulan program, nantinya usulan itu tetap akan dimasukan dalam RKP desa namun tidak semua dapat diakomodir melalui Dana Desa sehingga itu akan diusul ke Pemda.

Kegiatan musrenbang yang diwarnai diskusi ini kemudian menyepakati beberapa usulan, antara lain yang diusulkan perluasan jaringan air bersih, pemberian modal untuk unit usaha BUMDes, konvergensi penanganan stunting, pengadaan rumpon dan Katinting, pengadaan budidaya tanaman hidroponik.

Abdul Jamal selaku ketua tim penyusun RKP menguraikan bahwa perluasan jaringan air bersih ini dengan melakukan pembuatan sumur bor dengan bak penampung yang dilengkapi dengan panel tenaga surya sebagai sumber listrik. Untuk pengelolaan air bersih ini nantinya akan dikelola oleh PDAM Desa di bawah naungan BUMDes.

Lebih lanjut Jamal yang juga Kaur Perencana ini mengungkapkan, air bersih ini merupakan kebutuhan paling mendasar. Saat ini di desa Biwinapada kesulitan air bersih paling terasa terjadi di dusun Liawabanta sehingga di dusun ini paling diprioritaskan. Kesulitan lainnya soal air bersih juga dirasakan ketika musim kemarau. Di musim kemarau debit air yang mengalir berkurang, apalagi mata air ini digunakan oleh dua desa, Biwinapada dan Nggulanggula dan itu dirasakan oleh seluruh masyarakat desa Biwinapada.

Untuk penguatan BUMDes, selain mengelola unit usaha air bersih target unit usaha lainnya adalah pembuatan ATM mini dan loket penjualan tiket. "Targetnya dengan pendirian unit usaha ini maka masyarakat desa Biwinapa tidak perlu jauh-jauh melakukan transaksi uang karna BUMDes akan menyiapkan itu" terangnya. (asl87)


Penulis : La Ode Ahmad Saleh (PDP Kec. Siompu) & Abdul Jamal

Editor    : La Taane

 

Jumat, 13 November 2020

Musdesus Desa Lontoi Tetapkan 50 KPM Penerima BLT Dana Desa

Siompu - InfoBusel || Hasil Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) desa Lontoi Kecamatan Siompu, Jumat, 13 November 2020 di Aula Kantor Desa Lontoi menetapkan keluarga penerima manfaat (KPM) BLT-Dana Desa sejumlah 50 KK untuk penerima bulan Oktober, November dan Desember 2020.

Dari 50 KPM penerima BLT Dana Desa tersebut terjadi pengurangan sejumlah 2 KPM dari jumlah sebelumnya 52 KPM. Pengurangan tersebut berdasarkan dari hasil evaluasi tim pendata bahwa 2 KPM tersebut saat ini sudah terdaftar pada jaring pengaman sosial yang lain.

Musdesus yang dihadiri oleh jajaran pemerintah Desa Lontoi, BPD, Pendamping Desa dan masyarakat Desa Lontoi ini sebagai tindak lanjut dari Permendes Nomor 14 tahun 2020 tentang perubahan Prioritas penggunaan Dana Desa 2020 yang mana dalam hal BLT Dana Desa diperpanjang sampai bulan Desember 2020 dengan besaran Rp. 300.000,- per bulan.

Pendamping Desa Kecamatan Siompu La Ode Ahmad Saleh mengungkapkan bahwa BLT Dana Desa merupakan salah satu upaya Kementerian Desa PDTT dalam membentuk jaring pengaman sosial. "Dengan pengalokasin BLT Dana Desa ini, target pemerintah adalah meningkatkan daya beli dan daya ungkit ekonomi masyarakat desa dalam masa pandemi Covid 19 ini" terangnya. (asl1987)


Penulis : La Jusman (PLD Kec. Siompu)

Editor    : La Taane

 

Rabu, 11 November 2020

Musrenbang Desa Wawoangi, Tahun 2021 Fokus pada Pengembangan Pertanian, Perikanan dan Lanjutan Wisata

Sampolawa – InfoBusel ||  Program pembangunan Desa Wawoangi untuk Tahun 2021 diprioritaskan pada pengembangan pertanian, perikanan serta kelanjutan pembangunan wisata jembatan lingkar pantai Lapoili.  Hal tersebut menjadi kesimpulan akhir pelaksanaan Musrenbang Desa Wawoangi yang diselenggarakan pada Selasa, 10 November 2020 di Gedung Serbaguna Sultan Saparigau Desa Wawoangi.

Dalam menyampaikan sambutannya pada pelaksanaan Musrenbang tersebut, La Ode Abdul Halim SH, Kepala Desa Wawoangi mengatakan bahwa Desa Wawoangi sudah mempunyai ikon wisata jembatan lingkar pantai Lapoili, yang sudah dibangun sejak 2018 lalu, meski baru dibuka tiga bulan belakangan ini.  “Wisata Pantai Lapoili ini  sudah menjadi ikon desa kita, bahkan boleh dibilang wisata jembata lingkar ini sudah menjadi ikonnya Buton Selatan, artinya Ketika menyebut Buton Selatan maka yang terbayang dalam pikirannya adalah jembatan lingkar Lapoili” lanjut Pak Kades dengan penuh semangat.  

Dalam penjelasannya, La Ode Abdul Halim SH menyampaikan bahwa untuk pengembangan wisata jembatan lingkar Lapoili ini, beberapa waktu lalu telah mengajukan proposal pembangunan villa ke Dinas Pariwisata Provinsi (2 unit) maupun ke Kementerian Desa PDTT (3 unit), serta mengajukan proposal pembangunan restoran ke Kementerian Pariwisata, sedang untuk dana desa hanya fokus pada pembangunan gazebo serta jembatan penghubung

Dalam penjaringan kegiatan prioritas, yang banyak mendapatkan perhatian dari peserta selain wisata tersebut adalah pengembangan pertanian melalui pengadaan pagar kebun Bersama dalam satu hampatan dari seng, peralatan pertanian serta sarana produksi (bibit, pupuk dan obat - obatan pertanian).  Selain itu, prioritas lainnya adalah pengembangan perikanan berupa pengadaan rompong.  Untuk rencana pembuatan rompong ini, akan dibuat ukuran besar, dilengkapi dengan rumah apung untuk tempat jaga.

Musrenbang dalam rangka penentuan prioritas kegiatan tahun 2021 ini berjalan lancar dan cukup partisipatif dengan banyak masukan dari peserta.  Salah seorang peserta menyampaikan komentarnya bahwa ia sangat berharap dan mendukung usulan kegiatan pengembangan pertanian tadi, dengan fokus pada tanaman yang sudah lama berkembang di desa seperti ubi kayu atau pisang, juga perikanan dan kelanjutan pembangunan wisata Lapoili sesuai master plan yang telah direncanakan. 

Dipenghujung pelaksanaan musrenbang ini, Kades Wawoangi kembali menyampaikan harapannya agar semua warganya berperan aktif dalam pembangunan demi kesejahteraan masyarakat desa.  "Saya berharap pembangunan wisata ini kita dukung dengan menciptakan kenyamanan bagi para pengunjung, sehingga mereka betah dan bisa berkunjung lagi di sini. Saya yakin, wisata ini akan menjadi mesin pencetak uang bagi desa kita" tutup Pak Kades mengakhiri musrenbang desa yang berlangsung alot ini.


Penulis : La Taane, S.Pt (TA TTG/PIC-MIP Kab. Buton Selatan)



 

BERITA POPULER

GALLERY WISATA BUTON SELATAN

PROGRESS KEGIATAN