PANEN PADI PERDANA BUM DESA WAWOANGI

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selamat Datang di Portal Tenaga Pendamping Profesional Kabupaten Buton Selatan

Berita Terbaru

Penerimaan Beasiswa Dana Desa Tahun 2026 di Desa Bahari Dua, Dukung Pendidikan dan Prestasi Generasi Muda

TPPBusel – Pemerintah Desa Bahari Dua, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, menyalurkan beasiswa yang bersumber dari Dana Desa Tahu...

Sabtu, 05 Desember 2020

Dukung Pariwisata, WAMENDES PDTT Resmikan Home Stay di Raja Ampat

Raja Ampat – InfoBusel || Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, (Wamendes PDTT), Budi Arie Setiadi di dampingi istri Zara Murzandina meresmikan bantuan pariwisata terpadu kawasan perdesaan strategis pariwisata berupa enam home stay  di kampung Sawinggrai, Distrik Moesmansar, Kabupaten Raja Ampat pada Jumat (4/12/2020).

Selain meresmikan home stay, Wamen Budi Arie juga menyerahkan kunci rumah hunian untuk tiga kepala keluarga penerima manfaat yang dianggarkan dari dana desa 2020.

Budi Arie mengatakan, pemberian bantuan berupa home stay diharapkan dapat mendukung pengembangan kawasan pariwisata di Raja Ampat, khususnya di kampung Sawinggrai.

“Ini home stay nudribanch merupakan bantuan dari Kemendes PDTT untuk menggairahkan pariwisata atau desa wisata di kabupaten Raja Ampat khususnya kampung Sawinggrai,” jelasnya.

Home stay nudribanch di bangun di kawasan yang cukup strategis, yaitu di eco wisata mangrove yang memiliki luas wilayah sekitar 15 hektar.

Sebelum meresmikan home stay, Wamendes Budi Arie juga sempat mengunjungi kantor kepala kampung Sawinggrai. Dalam kunjungannya Wamendes mengapresiasi transparansi dana desa yang ada di desa Sawinggrai.

Menurutnya, salah satu kunci kemajuan desa adalah transparansi dalam penggunaan anggaran. Ia berharap, desa-desa di seluruh Indonesia bisa mencontoh transparansi yang dilakukan oleh pemerintah desa Sawinggrai.

“Selalu ada pengumuman resmi dalam penggunaan dana desa. Karena transparansi adalah kunci kemajuan desa. Dana desa adalah distribusi keadilan untuk masyarakat desa. Desa maju Indonesia maju,” tegas Budi Arie Setiadi.

Sebagai informasi, dalam peresmian ini, Wamendes PDTT Budi Arie juga didampingi anggota komite III DPR RI, Yance Samonsabra, kemudian Direktur Pengembangan Sumber Daya Alam Kawasan Perdesaan Ditjen PKP Kemendes PDTT, Mulyadin Malik, lalu Direktur Pengembangan Sumber Daya Manusia Ditjen PDT Kemendes PDTT, Yusra, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung Provinsi Papua Barat, Lince Idorway.


Foto: Wening/Humas Kemendes PDTT

Teks: Rifqi/Humas Kemendes PDTT

 

Tidak Ada Penambahan Pendamping, Gus Menteri: Fokus Pada Peningkatan Kapasitas

Bogor – InfoBusel || Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar memastikan tidak ada penambahan pendamping desa, sekalipun ada beberapa tenaga pendamping desa yang memundurkan diri.

Abdul Halim atau akrab disapa Gus Menteri mengungkapkan, pihaknya akan fokus pada peningkatan kapasitas terhadap pendamping desa yang sudah ada saat ini.

“Sekarang enggak bisa ngomong penambahan, karena tidak punya tolok ukur, nanti baru bicara pengisian kekosongan Pendamping Desa,” kata Gus Menteri saat acara Training of Trainer (TOT) Peningkatan Kapasitas Tenaga Pendamping Profesional (TPP) di Bogor, Kamis (03/12/2020).

Gus Menteri menjelaskan, saat ini peningkatan kapasitas jauh lebih penting dibanding menambah personel atau mengisi kekosongan Pendamping Desa. Kedepan, Pendamping Desa akan diberikan pelatihan dan edukasi agar menjadi pendamping yang kualifait.

Menurut Gus Menteri, selain mendampingi Kepala Desa, Pendamping Desa juga menjadi kepanjangan tangan untuk mensosialisasikan SDGs Desa maupun kebijakan Kemendes PDTT lainnya.

Selain peningkatan kapasitas, Gus Menteri juga sedang memikirkan penambahan salary Pendamping Desa. Menurut Gus Menteri, salary yang didapatkan saat ini tidak sebanding dengan tugas yang diberikan.

Belum lagi, ada tugas baru yang harus dilakukan oleh Pendamping Desa kedepan yaitu pemutaakhiran data Sistem Informasi Desa (SID) milik Kemendes PDTT yang akan memuat semua data desa di seluruh Indonesia.

Gus Menteri berharap dengan Pendamping Desa yang kualifaid dapat membantu update SID setiap saat, sehingga dapat menyajikan wajah dan prototipe seluruh desa di Indonesia.

Sistem tersebut di atas juga dapat digunakan oleh semua lembaga dan kementerian sebagai referensi kebijakan. Pendamping Desa cukup menyajikan data kepada kementerian dan lembaga terkait apabila ada persoalan desa yang harus segera ditangani.

“Posisi Kemendes adalah memberikan informasi yang valid dan update. Ini yang dikatakan Pak Presiden tentang pembangunan yang terintegritasi,” pungkasnya.


Teks: Badriy/Humas Kemendes PDTT

 

Jumat, 04 Desember 2020

Dinas PMD Prov. Sultra Supervisi dan Monitoring Pelaksanaan Dana Desa di Buton Selatan

Batauga - InfoBusel || Tim Supervisi dari Dinas PMD Provinsi Sulawesi Tenggara melakukan supervisi, monitoring dan evaluasi pelaksanaan dana desa serta pembangunan & pemberdayaan masyarakat desa di Buton Selatan pada Kamis, 3 Desember 2020. Tim Supervisi yang diketuai oleh Kepala Bidang Pemberdayaan, Kelembagaan dan Sosial Budaya Masyarakat – Dinas PMD Prov. Sultra, Ir. Hj. Devi Yunari Asadih, M.Si tersebut dalam menyampaikan pengantarnya pada pertemuan Bersama Dinas PMD dan TAPM Buton Selatan mengatakan bahwa pada prinsipnya, tujuan pelaksanaan supervisi dan monitoring yang dilaksanakan guna mendapatkan gambaran pelaksanaan dana desa serta mendapatkan gambaran   hasil kerja pendamping desa mulai dari jenjang Tenaga Ahli,  Pendamping Desa maupun Pendamping Lokal Desa dengan sasaran kunjungan ke Dinas PMD Kabupaten dan Desa. “Beberapa poin  yang ingin kami ketahui berkaitan dengan pengelolaan dana desa diantaranya sudah sejauh mana pencairana dana tahap III ke desa, pengalokasian dan penyaluran BLT sampai Desember 2020 serta permasalahan yang timbul dalam pengelolaan dana desa jika ada masalah”, lanjutnya.

Untuk diketahui, progress pencairana dana desa Tahap III di Kabupaten Buton Selatan semua desa telah cair secara serentak pada 19 November 2020, dan desa langsung memanfaatkan dana khususnya untuk BLT serta penyelesaian kegiatan yang telah direncanakan. Untuk penyaluran BLT per 3 Desember 2020 sudah 50 desa dari 60 desa yang tersalur, dan ditargetkan akan tersalur semua paling lambat 5 Desember 2020.

Berkaitan dengan supervisi terhadap Tenaga Pendamping Profesional (TPP), beberapa poin yang ditinjau diantaranya terkait aktivitas pendampingan serta output atau hasilnya, pemahaman  terhadap tugas pokok dan fungsi serta realisasinya sesuai kerangka acuan kerja yang telah ditetapkan.

Dalam kunjungan  supervisi tersebut, Tim Supervisi sekaligus ikut menyerahkan dan menyaksikan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) dana desa untuk bulan Oktober – Desember 2020 di Desa Lampanairi Kecamatan Batauga sekaligus memantau kegiatan  wisata Jembatan Lingkar Pantai Lapoili Desa Wawoangi Kec. Sampolawa didampingi personel Dinas PMD Kabupaten Buton Selatan dan TPP (TAPM, PD dan PLD) Kecamatan Batauga dan Sampolawa.


Penulis    : La Taane (TA TTG/PIC - MIP Kab. Buton Selatan)

 

BERITA POPULER

GALLERY WISATA BUTON SELATAN

PROGRESS KEGIATAN