PANEN PADI PERDANA BUM DESA WAWOANGI

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selamat Datang di Portal Tenaga Pendamping Profesional Kabupaten Buton Selatan

Berita Terbaru

Penerimaan Beasiswa Dana Desa Tahun 2026 di Desa Bahari Dua, Dukung Pendidikan dan Prestasi Generasi Muda

TPPBusel – Pemerintah Desa Bahari Dua, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, menyalurkan beasiswa yang bersumber dari Dana Desa Tahu...

Senin, 29 Maret 2021

Bupati Buton Selatan Serahkan Bantuan Kapal Nelayan dari Dana Desa di Waindawula

Siompu - InfoBusel || Dalam kunjungannya di Desa Waindawula, selain melaunching penanaman jeruk Siompu, Bupati Buton Selatan H. La Ode Arusani didampingi Ketua Penggerak PKK Buton Selatan Hj. Wa Ode Ruhania Arusani juga menyerahkan bantuan bodi katinting kepada nelayan Desa Waindawula Kecamatan Siompu, Sabtu, 27 Maret 2021.

Sebanyak 6 unit kapal nelayan yang diserahkan merupakan Program Dana Desa Waindawula tahun 2021 tahap pertama dari perencanaan yang seluruhnya 20 unit bantuan dalam bentuk Bodi Katinting.

Ditemui seusai penyerahan, Kepala Desa Waindawula Sudirman menjelaskan bahwa kegiatan Dana Desa tahun 2021 selain diarahkan pada kegiatan pelayanan sosial dasar, dana desa juga diarahkan pada kegiatan penguatan ekonomi masyarakat berupa PKTD, BLT Dana Desa dan bantuan bodi katinting kepada nelayan.

Sudirman bilang, bantuan bodi katinting yang diserahkan saat ini baru sejumlah 6 unit dari total 20 unit yang diprogramkan, hal ini dikarenakan Dana Desa bertahap penyalurannya ke desa sehingga nanti akan dilanjutkan lagi ditahap berikutnya.

Menurutnya, dari total 20 unit yang diberikan kepada nelayan ini masih kurang, dari hasil pengamatannya di lapangan masih banyak nelayan yang membutuhkan kapal seperti ini sehingga kedepannya program bantuan kapal nelayan akan masih diprogramkan di tahun-tahun berikutnya.

Kepala Desa dua periode ini menguraikan komitmennya dalam menyukseskan program dana desa, menurutnya apa yang diprogramkan saat ini merupakan upaya melaksanakan arahan prioritas Dana Desa tahun 2021.

Dalam arahan Kementerian Desa PDTT lanjutnya, Dana Desa 2021 diarahkan pada kegiatan kegiatan pemulihan ekonomi nasional, pelaksanaan prioritas nasional dan adaptasi kebiasaan baru, sehingga dalam melaksanaan petunjuk tersebut lanjutnya desa Waindawula melaksanakan program PKTD, BLT Dana Desa, Konvergensi pencegahan stunting, pendataan SDGs, Pelayanan sosial dasar lainnya dan Bantuan Kapal Nelayan berupa Bodi Katinting.

Lebih lanjut Sudirman menyampaikan terima kasihnya kepada Bupati Buton Selatan H. La Ode Arusani telah bersedia hadir di tengah-tengah masyarakat Desa Waindawula. Baginya, kehadiran Bapak Bupati Buton Selatan merupakan support bagi masyarakat desanya untuk terus giat menyukseskan pembangunan di Buton Selatan. "Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati hadir ditengah-tengah kami, ini merupakan sebuah support bagi kami untuk terus berbuat mensukseskan pembangunan desa dan Buton Selatan" terangnya. (asl87)


Pewarta : La Ode Ahmad Saleh

Editor     : La Taane

 

Sabtu, 27 Maret 2021

Bupati Busel Launching Penanaman Jeruk Siompu pada Kegiatan PKTD Desa Waindawula


Siompu - InfoBusel
|| Bupati Buton Selatan H. La Ode Arusani secara simbolis menanam pohon jeruk Siompu di Desa Waindawula, Kecamatan Siompu, Sabtu, 27 Maret 2021.

Kegiatan penanaman jeruk Siompu yang dilaunching oleh Bupati Buton Selatan ini merupakan kegiatan program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) yang dibiayai melalui Dana Desa Waindawula tahun 2021.

Berdasarkan anggaran pendapatan dan belanja desa Waindawula tahun 2021, Kegiatan Padat Karya Tunai desa (PKTD) diarahakan pada kegiatan pembersihan lahan dan pemeliharaan perkebunan jeruk Siompu.

Kepala Desa Waindawula Sudirman, menjelaskan bahwa kegiatan program padat karya tunai yang dilakukan saat ini berdasarkan hasil musyawarah desa tahun 2020 sehingga dituangkan dalam APBDes 2021.

Menurutnya apa yang diprogramkan saat ini merupakan program Dana Desa dalam upaya melaksanakan salah satu arahan prioritas Dana Desa tahun 2021.

Dalam arahan Kementerian Desa PDTT lanjutnya, PKTD merupakan upaya pelaksanaaan SDGs desa dalam memberikan penguatan ekonomi masyarakat desa, terlebih di masa sulit pandemi Covid-19.

Kata Sudirman, Jumlah bibit yang akan ditanam di tahun 2021 ini merupakan jeruk asli Siompu dengan jumlah 1.500 pohon, keterbatasan bibit Jeruk menjadi kendala sehingga ditahun ini baru 1.500 pohon yang akan ditanam terangnya. 

Lanjutnya, kedepan kegiatan pembiakan Jeruk Siompu akan terus menjadi perhatian pemerintah desa,  Kegiatan penanaman jeruk yang dilakukan saat ini merupakan wujud komitmen pemerintah desa Waindawula dalam upaya melestarikan jeruk Siompu yang merupakan jeruk Ikon Pulau Siompu kata Kepala Desa dua periode ini.


Pewarta : La Ode Ahmad Saleh (PDP Kec. Siompu)

Editor     : La Taane

Ini Ukuran Kesuksesan Pembangunan di Daerah Menurut Gus Menteri

Kepahiang - InfoBusel || Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar bersama Nyai Lilik Umi Nashriyah menyambangi Desa Sidorejo, Kecamatan Kabawetan di Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, Kamis (25/3/2021).

Di Desa Sidorejo, Gus Menteri, sapaan akrabnya, dijamu di Guest House Desa Sidorejo yang merupakan aset milik Pemerintah Kabupaten  Kepahiang tapi dikelola oleh BUMDes Sidorejo.

Dalam arahannya, Gus Menteri mengatakan, kunci pembangunan di Indonesia itu ada di desa. Jika ingin lndonesia maju maka desanya harus dimajukan.

"Seperti dikatakan Presiden Jokowi yaitu membangun Indonesia dari pinggiran yaitu desa, diselesaikan di desa dan keberhasilan agregatifnya dirasakan oleh level di atasnya," kata Gus Menteri.

Salah satu ukuran kesuksesan pembangunan daerah adalah menurunnya secara signifikan  angka kemiskinan. Ini akan mudah jika basisnya desa karena dananya juga sudah ada. Tinggal bagaimana cara pemerintah daerah melakukan pengawasan secara serius terhadap penggunaan dana desa agar penggunaan sesuai target pembangunan dan visi misi Presiden.

"Jika kemiskinan di desa menurun maka pasti kemiskinan di tingkat kabupaten juga akan turun," kata Gus Menteri.

Untuk itulah, Kemendes PDTT mengeluarkan arah kebijakan pembangunan desa dalam SDGs Desa yang berbicara soal Desa Tanpa Kemiskinan, tanpa kelaparan, pendidikan berkualitas, ramah perempuan hingga poin ke-18 yaitu Lembaga Desa Dinamis dan Budaya Desa Adaptif.

Ini artinya, kata Gus Menteri, pembangunan di desa harus senantiasa bertumpu ke akar budaya.

Arah ini telah bagus tinggal Kabupaten Kepahiang memanfaatkan dana desa sebesar Rp869 miliar diprioritaskan ke kemiskinan, pendidikan berkualitas dan ketiga desa sehat dan sejahtera.

"Ini tiga hal ini menjadi fokus maka saya yakin dalam waktu lima tahun akan menjadi percepatan keberhasilan pembangunan," kata Gus Menteri.

Gus Menteri mengatakan, meski ada Covid-19, seharusnya Dana Desa tidak terlalu tergerus karena perhitungan Kemendes PDTT, Dana Desa untuk Covid-19 tidak lebih dari 8 persen. Kemudian untuk BLT tidak lebih dari 20 persen.

Selebihnya, desa bisa menggunakan untuk pembiayaan infrastruktur dengan menggunakan pola padat karya tunai desa (PKTD).

Di Desa Sidorejo, selain diperlihatkan Guest House, Gus Menteri juga diperlihatkan produksi BUMDes seperti Kopi Khas Sidorejo dan Batik Khas Kepahiang yang disebutnya sarat makna.

Gus Menteri pun diperlihatkan Kawasan Wisata Kepahiang Mountain Valley yang dikelola BUMDes dan Air Terjun.

Turut hadir dalam kunjungan ke Desa Sidorejo, Wakil Bupati Kepahiang Zurdi Nata, Sekda Zamzani, anggota DPRD dan Forkompinda setempat.

Turut mendamping kunjungan Gus Menteri, Direktur Pelayanan Investasi Desa Ditjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Supriadi dan Direktur Pengembangan Sosial Budaya Ditjen Pembangunan Desa Perdesaan Bito Wikantosa.


Foto: Matin/Humas Kemendes PDTT
Teks: Firman/Humas Kemendes PDTT

 

BERITA POPULER

GALLERY WISATA BUTON SELATAN

PROGRESS KEGIATAN