PANEN PADI PERDANA BUM DESA WAWOANGI

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selamat Datang di Portal Tenaga Pendamping Profesional Kabupaten Buton Selatan

Berita Terbaru

Penerimaan Beasiswa Dana Desa Tahun 2026 di Desa Bahari Dua, Dukung Pendidikan dan Prestasi Generasi Muda

TPPBusel – Pemerintah Desa Bahari Dua, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, menyalurkan beasiswa yang bersumber dari Dana Desa Tahu...

Kamis, 01 April 2021

Gus Menteri Terima Aspirasi Pendamping Desa Asal Papua Barat

Jakarta - InfoBusel || Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar pada Senin (29/3) menerima kedatangan sejumlah perwakilan pendamping desa dari Papua Barat di Kantor Kemendes PDTT.

Kedatangan perwakilan pendamping desa didampingi oleh Anggota DPD RI Yance Samonsabra.

Dalam pertemuan tersebut, para pendamping desa menyampaikan aspirasinya kepada Menteri Abdul Halim atau yang akrab disapa Gus Menteri.

Ada beberapa hal yang disampaikan diantaranya permohonan agar laporan individu dalam bentuk aplikasi bagi pendamping desa di Papua Barat agar dipertimbangkan dengan bersifat offline.

Selain itu, juga perlu adanya penambahan biaya transportasi atau honorarium untuk pendamping desa dengan mengkategorikan tugas pendampingan sesuai zonasi lokasi tugas

"Kami memohon agar mempertimbangkan SOP pendamping desa berdasarkan kondisi daerah dan memohon peningkatan kapasitas pendamping desa di Papua Barat serta perlu ada sertifikasi bagi pendamping desa di Papua Barat," kata James G Kipuw dari Tambrauw saat membacakan aspirasi dari para pendamping desa Papua Barat yang didampingi perwakilan pendamping lainnya yakni Hans L Bonepay dari Manokwari Selatan dan Apilius Naw dari Maybrat serta lainnya.

Gus Menteri menyambut baik aspirasi dari pendamping desa. Dirinya menanggapi yang pertama terkait dengan laporan kinerja yang offline atau bukan online karena kondisi daerah itu bukan kesalahan pendamping desa.

"Itu memang karena kondisi daerah yang belum bisa dilakukan dengan cara online. Maka kita setuju dengan cara offline," kata Gus Menteri.

Gus Menteri juga sepakat untuk memberikan pertimbangan khusus untuk daerah yang geografinya sulit. Paling tidak, yang pertama menurunkan rasio antara pendamping dengan jumlah desa utamanya di Pendamping Lokal Desa dan Pendamping Desa.

"Dan tentu ini akan kita usahakan dan sedang kita usahakan agar tidak sama antara di Jawa dengan di luar Jawa, antara yang geografisnya mudah dengan yang geografisnya sulit," kata Gus Menteri.

Sementara itu, terkait dengan honorarium, Gus Menteri menyampaikan, Kemendes PDTT masih mengupayakan agar adanya kenaikan honorarium karena memang terkait dengan program kerja. Namun, dari Kemenkeu masih minta dasar otentik bahwa beban kerja pendamping itu sudah melebihi standarnya.

"Dan itulah, makanya kita terapkan laporan kinerja harian itu supaya nanti bisa ditunjukkan bahwa inilah kerjanya pendamping desa yang telah melebihi kapasitas waktu yang tersedia. Jadi sangat tidak layak kalau honornya segitu, karena jam kerja melebihi standar karena memang lokasinya berjauhan. Jadi, untuk hal itu memang kita usahakan," kata Gus Menteri.


Foto: Angga/Humas Kemendes PDTT

Teks: Rusli/Humas Kemendes PDTT

 

Rabu, 31 Maret 2021

Kecamatan Batuatas Launching Pendataan Pemutakhiran Data SDGs Desa

Batuatas - InfoBusel || Launching  pemutakhiran data SDGs Desa se- Kec.  Batuatas di lakukan di gedung serba guna Desa Wacuala pada Hari Sabtu, 27 Maret 2021 pukul 13.30 WITA  yg di hadiri oleh Camat, BPD dan semua tim pendata se- Kec  Batuatas yang berjumlah 87 personil 

Dalam kesempatan tersebut, Camat Batuatas La Adilao, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan agar dalam pendataan di lakukan secara ikhlas dan jujur karena jujur itu HEBAT maka jadilah orang HEBAT.


Penulis : Wa Ode Halfiani, S.Pi (PDP Kec. Batuatas)

 

Selasa, 30 Maret 2021

Pemda Busel Launching Pendataan SDGs Kec. Batauga

Batauga - InfoBusel || Sejumlah desa di Kabupaten Buton Selatan mulai melakukan pemutakhiran data Sustainable Development Goals (SDGs). Hari ini, Selasa, 30 Maret 2021, Pemerintah Daerah  me-launching relawan pendataan SDGs Desa untuk Kecamatan Batauga yang dipusatkan di Gedung Serbaguna Desa Lawela.

Launching dilakukan oleh Bupati Buton Selatan, H. La Ode Arusani diwakili Asisten III Setda Buton Selatan, Laode Harwanto, S.Pd., M.Si. Turut hadir Kepala Dinas PMD Ahmad Syahroni, SE, Kepala Dinas Kominfo, Tenaga Pendamping Profesional (Tenaga Ahli Pemberdayan Masyarakat, Pendamping Desa, dan Pendamping Lokal Desa) dan utusan tim pendata dari desa se-Kecamatan Batauga.

Bupati dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III mengatakan, saat ini semua desa di Indonesia termasuk di Kabupaten Buton Selatan tengah melaksanakan pemutakhiran data SDGs sebagai salah satu dokumen pendukung dalam penetapan Indeks Desa Membangun (IDM) guna mendukung pembangunan berkelanjutan.

Selanjutnya, penetapan status ini akan menjadi dasar penghitungan pengalokasian dana desa tahun 2022. Untuk itu, semua pihak termasuk para kepala desa agar menyukseskan pendataan SDGs ini.

"Saya sudah mendengar informasi bahwa pelaksanaan pendataan SDGs di Kabupaten Buton Selatan sedikit berbeda dengan 14 kabupaten lainnya di Sultra. Dimana kabupaten lain hanya fokus melakukan pendataan sesuai dengan aplikasi SDGs yang telah disediakan oleh Kementerian Desa PDTT. Namun di Buton Selatan, tim tenaga ahli telah memformulasi format pendataan SDGs tersebut sehingga kebutuhan data yang dibutuhkan SKPD juga dapat terjawab," katanya.

Dengan begitu, ide tim tenaga ahli di Kabupaten Buton Selatan ini akan membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan ketersediaan data sehingga satu data untuk Kebupaten Buton Selatan dapat terwujud.

"Terima kasih kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Buton Selatan yang telah mampu mengkoordinir dan mengendalikan semua pendamping desa sehingga pelaksanaan pembangunan desa dapat terlaksana dengan baik," katanya.

Bupati juga mengucapkan selamat menjalankan tugas pendataan SDGs kepada seluruh tim pendata se-Kecamatan Batauga. Semoga semua tahapan pendataan dapat terlaksana dengan baik untuk kepentingan pembangunan yang berkelanjutan di Buton Selatan.


Penulis : La Taane (TA TTG/PIC MIP Buton Selatan)

 

BERITA POPULER

GALLERY WISATA BUTON SELATAN

PROGRESS KEGIATAN