Berita Terbaru
TPPBusel – Pemerintah Desa Bahari Dua, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, menyalurkan beasiswa yang bersumber dari Dana Desa Tahu...
Sampolawa - TPPBusel || Dalam rangka upaya percepatan pelaksanaan kegiatan tahun 2025 dan perencanaan tahun 2026 serta pelaksanaan musyawarah desa khusus terkait dukungan desa pada Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Pemerintah Kecamatan serta TPP bersama pemerintah desa menyelenggarakan Rapat Koordinasi Sampolawa, pada Rabu, 22 Oktober 2025 di Aula Kantor Desa Windu Makmur Kecamatan Sampolawa. Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Sampolawa, La Ode Zainal Fatrawan Aziz, S.Sos; dari TAPM Kabupaten, Waode Salawati dan La Taane; Pendamping Desa, Ilias serta PLD Kecamatan Sampolawa.
Dalam sambutannya, Camat Sampolawa menyampaikan bahwa kegiatan Rapat Koordinasi Kecamatan Sampolawa ini sudah berjalan selama 3 bulan. "Dari pelaksanaan Rapat Koordinasi yang sudah berjalan 3 bulan ini harapannya bisa mempercepat progress pelaksanaan kegiatan maupun perencanaan, semoga ini berjalan normal dan tidak memberatkan pemerintah dess" ungkap Pak Camat yang sering disapa Pak Zainal.
Dari TAPM, Wa Ode Salawati dalam sambutannya menyampaikan secara umum kondisi dan perkembangan pelaksanaan se-Buton Selatan serta Kecamatan Sampolawa secara khusus. "Untuk progress badan hukum BUM Desa Kecamatan Sampolawa tersisa 1 desa yang sampai saat ini belum keluar badan hukumnya meski sudah di upload dari 1 Oktober 3 minggu yang lalu" ungkapnya. "Untuk selanjutnya kita ada tambahan untuk segera melakukan Musdesus Dukungan pada KDMP sesuai Surat Edaran Menteri Desa dan PDT Nomor 8 Tahun 2025" tambahnya.
Rapat Koordinasi ini dilanjutkan dengan presentasi progress kegiatan, BUM Desa serta kegiatan ketahanan pangan serta perencanaan oleh Ilias sebagai Pendamping Kecamatan diikuti diskusi dan tanya jawab, serta menyepakati RKTL dan rekomendasi. Ada hal menarik menanggspi kegiatan ketahanan pangan dari salah satu kepala desa yakni La Hedi, SE, Kepala Desa Bahari Dua yang juga sebagai Ketua APDESI Buton Selatan. Ia menyampaikan rekomendasi kepada Pemerintah Daerah melalui Camat agar pihak SPPG harus menjalin kerjasama dengan BUM Desa sebagai penyedia bahan baku bagi program MBG ini. "Isu awal dari dana ketahanan pangan yang dijadikan penyertaan modal ke BUM Desa ini agar yang menjadi penyedia atau suplayer dari dapur MBG ini dari unit usaha ketahanan pangan yang dikelola oleh BUM Desa, jangan lagi ambil dari tempat lain selama BUM Desa masih bisa menyuplai dan semoga di tahun 2026 ini bisa terwujud" pungkasnya. [LT]
Jakarta - TPPBusel ||. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto masuk dalam jajaran tiga besar menteri dengan kinerja terbaik nasional.
Hal itu berdasarkan hasil Survei Strategic and Political Insight Network (SPIN) periode Oktober 2025. Dalam survei yang dilakukan pada 1–9 Oktober 2025 di 38 provinsi, Yandri Susanto meraih tingkat kepuasan publik sebesar 66,9%, menempati posisi ketiga di bawah Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti dengan 67,5% dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman dengan 67,3%.
Direktur Eksekutif SPIN Mawardin Sidik menjelaskan, capaian tersebut mencerminkan apresiasi masyarakat terhadap program pembangunan desa dan pemberdayaan ekonomi lokal yang dijalankan Yandri Susanto selama satu tahun pemerintahan Prabowo–Gibran.
“Yandri Susanto dinilai publik mampu menjaga kesinambungan program desa dengan inovasi baru yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Publik melihat kerja konkret di lapangan, bukan sekadar wacana,” ujarnya, Kamis (16/10/2025).
SPIN mencatat, kebijakan-kebijakan yang dijalankan Kementerian Desa, seperti penguatan BUMDes, digitalisasi ekonomi desa, program karya-karya produktif dan advokasi terhadap masalah-masalah yang dihadapi masyarakat desa menjadi faktor utama meningkatnya kepuasan publik terhadap kinerja Yandri. (sumber berita : sindonews)
Batauga - TPPBusel || Pemerintah Desa Lawela Selatan menyelenggarakan musyawarah perencanaan pembangunan desa pembahasan rancangan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026 pada Senin, 13 Oktober 2025 di Gedung Serbaguna Desa Lawela Selatan. Hadir dalam kegiatan musrenbang desa tersebut Kepala Dinas PMD yang diwakili Kepala Bidang Peningkatan Kapasitas Pemerintah Desa dan Kelurahan, Basri, S.IP; TAPM Kabupaten, La Taane; Pendamping Desa, Mahrajid serta Babinsa dan Bhabinkamtibmas.
Dalam sambutannya, Kabid Peningkatan Kapasitas Pemdes/Kel Dinas PMD Kabupaten Buton Selatan, Basri, S.IP menyampaikan bahwa dana desa untuk tahun anggaran 2026 sudah dipastikan turun. "PAGU Dana Desa kita untuk Tahun Anggaran 2026 sudah bisa dipastikan turun karena PAGU Kabupaten turun dari 47 miliar ditahun 2025 menjadi 42 miliar ditahun 2026" ungkapnya.
Kepala Desa Lawela Selatan dalam sambutannya menyampaikan bahwa arah kebijakan pembangunan Desa Lawela Selatan sesuai visi dan misi yang telah disusun dalam RPJMDes, salah satunya adalah pembangunan gedung serbaguna atau Public Centre. "Jadi untuk mewujudkan salah satu visi misi saya itu, saat ini gedung serbaguna yang kita tempati ini sudah rampung, tinggal pengadaan perlengkapan serta paving block untuk halamannya yang kita rencanakan akan dibangun di tahun 2026 sehingga tetap kita masukan dalam prioritas desa" tambahnya.

Musrenbang desa ini membahas kegiatan berdasarkan hasil pencermatan ulang RPJMDes, hasil FGD, rembug stunting dan rumusan data Indeks desa. Untuk kegiatan prioritas yang akan direncanaka, ada yang terkategori prioritas nasional meliput BLT, Ketahanan Pangan, stunting, PKTD, Operasional Desa, desa digital, ketahanan iklim dan tanggap bencana, serta jaminan pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih. Selain itu ada yang menjadi prioritas desa yang sesuai dengan kewenangan desa itu sendiri. Dalam musrenbang ini disepakati beberapa kegiatan yang jadi prioritas desa diantaranya semua usulan rembug stunting, lanjutan pembangunan gedung serbaguna berupa pembuatan paving block halaman serta perlengkapan gedung, rehabilitasi jalan lingkungan, mesin pemotong rumput, pengadaan tong sampah, pengadaan tangki semprot atau handsprayer, jaring pengaman kebun, penyertaan modal BUM Desa, termasuk kegiatan supradesa yang masuk pada DU-RKP seperti drainase, lampu jalan lorong, perlengkapan bagi nelayan, meteran lampu, pengadaan alat pemandian jenazah. [LT]
BERITA POPULER
-
Kadatua - InfoBusel || Desa Marawali merupakan desa pertama yang menyelenggarakan Musdes Sinkronisasi Hasil Pendataan SDGs Desa di Kecamata...
-
Batauga – InfoBusel || Sebanyak 59 desa dari 60 desa yang ada di Kabupaten Buton Selatan mendapatkan penghargaan dari Kementerian Desa, Pem...
-
Jakarta - InfoBusel || Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) meningkatkan kompetensi Para Pendam...
-
Usaha Produksi Masker Kain oleh BUMDes Foto: Citra Sampolawa-InfoBusel. Pandemi Covid -19 (corona virus disease-19) telah me...
-
Sampolawa – InfoBusel . Desa Wawoangi merupakan salah satu desa yang terletak di pesisir Pulau Buton bagian selatan, yang secara administra...
-
Jakarta - InfoBusel || Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar atau yang karib disa...
-
TPPBusel || Pemerintah Desa Bahari Dua, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, melaksanakan Acara Pisah-Sambut sekaligus Penyampaia...