PANEN PADI PERDANA BUM DESA WAWOANGI

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selamat Datang di Portal Tenaga Pendamping Profesional Kabupaten Buton Selatan

Berita Terbaru

Penerimaan Beasiswa Dana Desa Tahun 2026 di Desa Bahari Dua, Dukung Pendidikan dan Prestasi Generasi Muda

TPPBusel – Pemerintah Desa Bahari Dua, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan, menyalurkan beasiswa yang bersumber dari Dana Desa Tahu...

Rabu, 29 Juli 2020

Padat Karya Tunai dari Dana Desa Fokus pada Pekerjaan yang Memperkuat Ketahanan Pangan


Jakarta - InfoBusel.  Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar fokuskan program Padat Karya Tunai Desa (PKTD) untuk pekerjaan yang dapat memperkuat ketahanan pangan.
Sebelumnya, Gus Menteri, sapaannya, mengatakan bahwa dana desa yang masih tersisa akan dimaksimalkan untuk program Padat Karya Tunai Desa.
“(Dana Desa yang masih tersisa) Kita fokus untuk padat karya tunai, tapi langsung fokus pada ketahanan pangan. Misalnya ada lahan kosong, bagaimana untuk mengolah lahan pertanian tersebut, pekerjanya masyarakat desa setempat,” ujarnya saat berdiskusi denga Rektor Universitas Indonesia, Ari Kuncoro, di Jakarta, Rabu (29/7).
Pekerja dari program PKTD sendiri, menurutnya, mengutamakan masyarakat miskin, penganggur dan setengah penganggur, serta masyarakat marjinal lainnya. Ia berharap, PKTD akan membantu meringankan ekonomi masyarakat desa di samping program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa dan program Bantuan Sosial (Bansos) lainnya.
“Dengan adanya PKTD yang kita fokuskan untuk ketahanan pangan ini, masyarakat dapat (tambahan pendapatan), kelompok miskin dapat penambahan uang belanja selain Bansos dan BLT. Kemudian desa akan punya produksi,” terang Doktor Honoris Causa dari UNY ini.
Di sisi lain, Gus Menteri meminta Universitas Indonesia memberikan pendampingan terhadap desa, terutama pada bidang perencanaan pembangunan. Selain itu, ia juga mengajak Universitas Indonesia untuk membangun kerjasama dengan berbagai pihak termasuk swasta dalam membantu mengembangkan perdesaan.
Ia ingin, pembangunan sebuah desa tak hanya dilakukan pemerintah ataupun perguruan tinggi saja, namun merupakan kolaborasi dari berbagai stakeholder termasuk swasta.
“Saya berkeinginan kalau semua Pertides (Forum Perguruan Tinggi untuk Desa) memutuskan melakukan pendampingan perencanaan, kemudian terakumulasi, bayangan saya akan efektif,” ujar Mantan Ketua DPRD Jawa Timur in.

Terkait perencanaan, lanjutnya, juga harus didasari oleh data-data yang valid. Ia juga mengingatkan bahwa tujuan utama dari setiap program di desa adalah untuk mengurangi kemiskinan.
“Perencanaan pembangunan desa kalau datanya valid, kemiskinan sekian, masih ditemukan warga kelaparan, ini yang kemudian menjadi satu rumusan pembangunan ke depan di desa, bahwa harus ini harus ini,” ujarnya.

Teks: Novri/Kemendes PDTT

Kementerian Desa PDTT Lanjutkan MoU dengan PT. Astra International Tbk. dalam Program Desa Sejahtera Astra


Keterangan gambar: Penandatanganan MoU antara Kementerian Desa PDTT dengan PT Astra International Tbk. dalam Program DSA secara Virtual (29/7).

Jakarta - InfoBusel.  Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) kembali menandatangani nota kesepahaman atau MoU dengan PT Astra International Tbk untuk melanjutkan program Desa Sejahtera Astra (DSA) di seluruh Indonesia.
DSA merupakan program Astra bekerjasama dengan Kemendes PDTT dan telah dilakukan sejak 2012 silam dan akan dilanjutkan di tahun 2020, dimana warga desa diberikan pelatihan dan pendampingan, penguatan kelembagaan bantuan prasarana, fasilitasi modal dan pemasaran produk.
"Program ini sangat mendukung apa yang menjadi harapan dan cita-cita Kemendes PDTT, dimana segala upaya yang sudah, sedang dan akan terus dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan warga desa mendapat dukungan dari berbagai pihak," ucap Menteri Desa Abdul Halim Iskandar saat menyaksikan penandatanganan MoU secara virtual, Rabu (29/7/2020).
Sejak program itu digagas hingga 2019 total sudah ada sekitar 645 DSA yang tersebar di 34 Provinsi di Indonesia dan akan dilanjutkan l pada tahun 2020 untuk mengembangkan 105 desa, sehingga total menjadi 750 DSA.
Abdul Halim atau yang akrab disapa Gus Menteri mengungkapkan, program tersebut selaras dengan 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), diantaranya Desa tanpa Kelaparan, dan Desa sehat dan sejahtera.
Gus Menteri menyadari, tanpa ada dukungan dari berbagai pihak Kemendes PDTT tidak bisa bekerja sendirian. Oleh karenanya, dukungan dari Astra sangat membantu pemerintah untuk melakukan percepatan desa sejahtera di seluruh Indonesia.
"Saya berharap atas nama warga masyarakat desa, jumlah desa sejahtera nanti terus bertambah dari waktu ke waktu," pungkas Gus Menteri yang baru mendapat gelar Doktor Honoris Causa dari Universitas Negeri Yogyakarta itu.

Teks: Badriy/Kemendesa PDTT

Menjelang Hari Raya Idul Adha, Desa Kapoa Barat dan Mawambunga Salurkan BLT Bulan Keempat

Foto : Mahari
Keterangan gambar: Penyerahan BLT pada salah satu penerima Desa Mawambunga

Kadatua - InfoBusel.  Sebanyak 41 Kepala Keluarga di Desa Mawambunga Kecamatan Kadatua, Kabupaten Buton Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara, telah menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT DD) untuk bulan keempat sebesar Rp. 300.000,- per kepala keluarga, sehingga total keseluruhan sebesar Rp. 12.300.000,-.  Penyaluran BLT tersebut dilaksanakan pada Rabu 29 Juli 2020 di Aula Kantor Desa Mawambunga.
Dengan selesainya penyaluran BLT bulan ke-4 ini, maka Desa Mawambunga telah menyelesaikan salah satu programnya dalam melaksanakan amanah undang -undang desa.
Hadir dalam acara tersebut  Babinsa, Babinkamtibmas, dan sejumlah tokoh masyarakat.
Kepala desa Mawambunga, Harmin mengatakan, data  penerima BLT bulan ke - 4 ini tidak ada perubahan, sama dengan bulan ke - 3 datanya, dan telah melakukan koordinasi dengan Pendamping Desa perihal data tersebut agar selalu terpantau sehingga tepat sasaran dan sesuai dengan amanah Permendes Nomor 6 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 11 Tahun 2019 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020. 
Kegiatan penyaluran BLT ini difasilitasi  dan didampingi oleh Pendamping Lokal Desa. "Alhamdulillah, kami sudah menyalurkan BLT ini kepada masyarakat yg berhak menerima dan proses penyaluran berjalan dengan aman dan lancar " tutup kades yang berperawakan ramah dan santun usai penyaluran berlangsung. 
"Alhamdulillah, terima kasih pada pemerintah desa dalam upaya mensejahtrakan masyarakat, semoga Desa Mawambunga yang kita cintai ini menjadi desa yang adil dan makmur" pungkas La Ewu salah satu penerima BLT.

Keterangan gambar: Penyerahan BLT pada salah satu penerima Desa Kapoa Barat

Sementara di tempat yang berbeda, sebanyak 43 Kepala Keluarga di Desa Kapoa Barat, Kecamatan Kadatua, Kabupaten Buton Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara, juga menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT DD) sejumlah Rp 300.000,- per KK sehingga secara keseluruhan berjumlah Rp. 12.900.000,-, yg bertempat di Aula Kantor Desa Kapoa Barat.
Dengan selesainya penyaluran BLT bulan ke - 4 ini, maka Desa Kapoa Barat telah menyelesaikan salah satu programnya dalam melaksanakan amanah undang-undang desa.
Kepala Desa Kapoa Barat, Anwar Yasin, mengatakan sejak beberapa hari ini kami telah melakukan koordinasi dengan pendamping desa tentang verifikasi kembali data penerima BLT bulan ke - 4 agar data tersebut benar-benar valid dan akurat sehingga tepat sasaran dan sesuai dengan Permendes Nomor 6 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Nomor 11 Tahun 2019 Tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020. 
"Kegiatan ini tidak lepas dari partisipasi, pendampingan dan fasilitasi yang dilakukan oleh pendamping desa dan Alhamdulillah kami telah menyalurkan BLT bulan ke - 4 ini, harapan kami selaku pemerintah desa agar digunakan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Kami harapkan pula dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam membangun desa" tutupnya dalam sambutannya.
"Trima kasih kami sampaikan kepada pemerintah desa yang telah melaksanakan amanah undang-undang desa mulai dari penyaluran BLT bulan pertama, PKTD, dan sekarang penyaluran BLT bulan ke - 4, terima kasih telah mensejahtarakan masyarakat Kapoa Barat" pungkas salah seorang penerima usai menerima BLT DD yang langsung diantarkan oleh pemerintah desa di rumah warga yang belum sempat menerima di kantor desa.


Penulis : La Mahari (PLD Kadatua)
Editor    : Anex

BERITA POPULER

GALLERY WISATA BUTON SELATAN

PROGRESS KEGIATAN